Semut slalu bekerjasama;
Smoga kau pernah lihat gerombolan semut berbaris, karena jika tidak artikel ini tak akan ada manfaatnya kau baca apalagi menjadikannya filosopi baru sebagai pedoman untuk menjadi pekerja handal.
Cara kerja semut, mulai dari mengangkat sebutir nasi, gula pasir, bangkai cicak, hingga memakannya selalu mereka lakukan dengan bekerja sama (teamwork nih…) sebutir nasi yg jelas cukup berat bagi semut-ers, diangkat beramai ramai ketempat perjamuan makan
dan ini mereka lakukan terus menerus tanpa mengeluh (ya iyalah, secara semut gak pernah curhat sama aku, jadi aku anggap semut gak pernah ngeluh). Kerjasama dan kekompakan (cooperation & teamspirit) para semut-ers bisa kau jadikan teladan, contoh; saat rekan kerjamu kesulitan apa salahnya kalau kau Bantu, toh hasilnya bukan buat kepentingan pribadi namun demi kepentingan kelompok (team) disamping itu tanpa kau sadari kau sudah investasi respect terhadap rekan kerja yang kau bantu dan ini investasi yg jelas2 kagak rugi malah sebaliknya untung besar, gak percaya? Cobain deh…….
Semut-ers saling Perduli;
Kebiasaan semut yang saling bersentuhan (anggap saja dalam bangsa kita manusia saling tegur-sapa atau bersalaman lah ya…) ini menandakan bahwa para semut-ers punya kepedulian dan keakraban yang tinggi, sepertinya ada ‘sense’ (spt di bangsa manusia) yang merasa tidak ada perbedaan diantara mereka. Dalam dunia kerja, sentuhan yang berarti “care/perduli” memberi arti tersendiri bagi karyawan. So, jangan malu belajar dari semut untuk lebih “care” pada rekan kerja dan jangan tunggu besok untuk menumbuhkan rasa ini.
Semut-ers Tidak pernah Nyerah;
Bila kau coba menghalang halangi dan berusaha menghentikan langkah seorang sebinatang semut, maka mereka akan selalu mencari jalan lain. Bisa memanjat keatas, menerobos kebawah, atau mengelilinginya. Mereka terus mencari jalan keluar. Suatu filosofi yang mendidik bukan? Makanya jangan sekali-kali menyerah untuk menemukan jalan keluar terhadap apapun yang menghalangi tujuanmu, malu dong sama semut …
Last but not the least, Filosofi semut bisa kau teladani dalam dunia kerja dengan menjaga kerjasama, kekompakan, saling perduli, pantang menyerah, dan optimis memandang masa depan. Karena sudah jelas dan pasti bahwa kau lebih segala galanya dari para semut-ers. Agree?!!!
Berikut beberapa bait lirik lagu tentang SemuT
Malu Aku Malu …
Pada Semut Merah
Yang berBaris di Dinding
Menatapku Curiga
Seakan Penuh Tanya
Sedang apa Online Terus…bukannya kerja

ckckckckck.. cermat ya ngamatin nya..
secara berteman dengan semut intens gitu lho he..he..he…
makasih mba ulan atas kunjungannya, your blog inspired me to be better in writing
wah…pengamat semut ni….tapi jujur emang semut guru yang baik…..
Aloha…mas rudyahud
Terima Kasih atas komen dan kunjungannya…:D
“Malu Aku Malu …Pada Semut Merah”
nich cerita tentang semut merah ya, kirain semut item…
hehehe..
salam kenal
@ Benny
Salam kenal kembali Bro…
Semut Merah ato Semut Item kayaknya untuk urusan karakter slalu sama deh dari dulu kemana mana slalu baris ber baris… kalopun ada yang sendiri2 lagi stress kali
Bener nih.. jadi malu saya ma semut
@ bowbee
Gak sgitunya kali mas…..:D
btw, thanks buat kunjungannya….mari kita tingkatkan hubungan silaturahmi cyber ini, agar komunitas blogger terus meningkat dan mudah2an dari blog, tingkat “melek” bangsa kita terhadap internet semakin luas….
semut emang sesuatu yang harus diamati
lihat deh
mereka begitu kompak
beda dengan ikan
sikasih makanan
pasti deh rebutan
@ Cerita Cinta Sang Khilaf
ho..oh ikan tuh senengnya emang rebutan
btw, thnks buat kunjungannya mas
Brother, di Amsal 6:6 menunjukkan kerajinan semut yang sudah tertulis sejak jaman dahulu. Ayat itu buat orang yang malas supaya belajar dari semut.
Oh ya di moro apa usaha kita brother? saya lagi ikut tender lapangan/stadion moro. Thanx.